Rabu, 21 September 2011

Ananias Menumpangkan Tangan ke Paulus

Berikut ini merupakan sebuah Apology sederhana dalam membela suksesi Apostolik sesuai yang dipertahankan oleh Gereja Katolik yang dibuang oleh saudara/i aliran Kristen lainnya khususnya denomasi Protestan:

St. Irenaeus, Uskup Lyons [A.D. 189] dalam Against Heresies 4:33:8: 
“The true knowledge is the doctrine of the apostles, and the ancient organization of the Church throughout the whole world, and the manifestation of the body of Christ according to the succession of bishops, by which succession the bishops have handed down the Church which is found everywhere”
--------------
terjemahan bebas: " Pengetahuan yang benar adalah bahwa doktrin dari Para Rasul, dan Organisasi Kuno dari Gereja seluruh dunia, dan manifestasi dari Tubuh Kristus berdasarkan suksesi dari para Uskup, yang dimana Suksesi dari para Uskup telah diteruskan Gereja yang dimana ditemukan diseluruh tempat"... 
St. Irenaeus, Uskup Lyons [A.D. 189], adalah Murid St.Polykarpus yang merupakan murid langsung dari Yohanes Rasul, dari kesaksian beliaulah kita dapat menikmati hasil Kanon ke 4 Injil dalam Perjanjian Baru dalam Alkitab yang sekarang kita miliki, kesaksian tulisan beliau diatas menegaskan bagaimana Para Rasul memiliki suksesi(penerus) yang dikenal sekarang adalah Uskup, suksesi ini dibuang oleh saudara/i kita denomasi Protestan.

Contoh dari Kitab Suci:
Kis 1:15 Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata:
Kis 1:16 "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu.
Kis 1:17 Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini."
Kis 1:18 --Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.
Kis 1:19 Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri "Hakal-Dama", artinya Tanah Darah.
Kis 1:20 "Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya: dan: Biarlah jabatannya diambil orang lain.
Kis 1:21 Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami,
Kis 1:22 yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya."
Kis 1:23 Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias.
Kis 1:24 Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini,
Kis 1:25 untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya."
Kis 1:26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.
bagaimana seorang penerus Para Rasul dipilih?? adalah dengan menumpangkan tangan kepada calon penerus Rasul tersebut (Rasul lainnya menumpangkan tangan kepada Para Penerus Rasul tersebut)... 

Kis 6:1 Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.
Kis 6:2 Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul dan berkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja.
Kis 6:3 Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu,
Kis 6:4 dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman."
Kis 6:5 Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia.
Kis 6:6 Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itupun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka.
contoh lainnya adalah Rasul Paulus sendiri sebelum menjadi Rasul Kristus ditumpangkan tangan oleh seorang Rasul(Uskup/penerus Rasul)...

Kis 9:15 Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
Kis 9:16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku."
Kis 9:17 Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."

nah sudah jelas Gereja Katolik mempunyai suksesi Para Rasul, dan paling nyata adalah terdapat dalam Para Uskup dan Paus (penerus Rasul Petrus).
bagaimana masalah suksesi penerus Para Rasul ini dibuang oleh denominasi Protestan??
kalau tidak dibuang, bisa sebutkan siapa penerus seorang pendeta/pemimpin jemaat denominasi protestan dari penerus Rasul siapa? 

kesaksian lainnya dari Pendiri Gereja adalah kesaksian St.Ignatius Antioch :
"For what is the bishop but one who beyond all others possesses all power and authority, so far as it is possible for a man to possess it, who according to his ability has been made an imitator of the Christ off God? And what is the presbytery but a sacred assembly, the counselors and assessors of the bishop? And what are the deacons but imitators of the angelic powers, fulfilling a pure and blameless ministry unto him, as…Anencletus and Clement to Peter?" Ignatius, To the Trallians, 7 (A.D. 110).
------------------
"Untuk apa itu uskup, melainkan orang yang melampaui semua orang lain memiliki semua kekuasaan dan otoritas, sejauh mungkin bagi manusia untuk memilikinya, yang menurut kemampuannya dapat melakukan seperti Kristus dari Allah? Dan apa itu Imam melainkan kumpulan suci, seorang konselor dan penilai dari uskup? Dan apa itu diakon,melainkan peniru kekuatan malaikat, memenuhi pelayanan yang murni dan tak bercacat kepadanya, seperti ... Anecletus dan Clement kepada Petrus?"

Menarik disimak kesaksian Bapa Gereja satu ini, St.Ignatius Antioch adalah kunci kesaksian yang penting, karena beliau adalah murid Rasul Yohanes dan diangkat menjadi Uskup menggantikan Rasul Petrus di Antiokia ketika Rasul Petrus mendirikan Gereja di Roma, beliau sendiri dipastikan sering melihat Para Rasul, dalam kesaksian ini secara jelas bagaimana beliau bersaksi bahwa Anakletus adalah Imam dan Clement adalah Diakon dan Petrus adalah Uskup, tetapi di mana tepatnya jabatan ini berada(Anakletus sebagai Imam dimana?? Clement sebagai Diakon dimana?? Petrus sebagai Uskup dimana??)?? jawabannya yang pasti adalah Roma, karena penerus Uskup Roma setelah Petrus adalah Anakletus dan penerus Anakletus adalah Clement, dari kesaksian beliau ini dapat dipastikan Gereja Roma memiliki suksesi Rasul (Apostolik) sesuai Kotbah Rasul Petrus dalam Kis 1: 15-26....

"Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya: dan: Biarlah jabatannya diambil orang lain."


ut habeatis fidem in Ecclessia Catholica