Langsung ke konten utama

Doa Litani yang digunakan saat Urbi et Orbi Luar Biasa




LITANI PERMOHONAN

KAMI MENGASIHI-MU, YA TUHAN

   
Allah yang sejati dan manusia yang sejati, sungguh hadir dalam sakramen Kudus ini
Kami mengasihi-Mu, ya Tuhan
Juruselamat kami, Allah-bersama-kita, setia dan penuh belas kasihan
Kami mengasihi-Mu, ya Tuhan
Raja dan Tuhan atas penciptaan dan sejarah
Kami mengasihi-Mu, ya Tuhan
Pemenang dosa dan kematian
Kami mengasihi-Mu, ya Tuhan

Teman bagi manusia, dibangkitkan dan hidup di sisi Bapa
Kami mengasihi-Mu, ya Tuhan


KAMI PERCAYA PADA-MU, YA TUHAN

  
Putra Tunggal Bapa, turun dari surga untuk keselamatan kita
Kami percaya pada-Mu, ya Tuhan
Dokter surgawi, yang tunduk pada kesengsaraan kita
Kami percaya pada-Mu, ya Tuhan
Kurban Anak domba, yang Engkau tawarkan untuk menebus kami dari kejahatan
Kami percaya pada-Mu, ya Tuhan
Gembala yang baik, yang memberikan kehidupan kepada kawanan yang Engkau cintai
Kami percaya pada-Mu, ya Tuhan
Roti Hidup dan Obat keabadian yang memberi kami kehidupan kekal
Kami percaya pada-Mu, ya Tuhan 

      
BEBASKANLAH KAMI, YA TUHAN

   
Dari kuasa Iblis dan godaan dunia
Bebaskanlah kami, ya Tuhan

Dari kebanggaan dan anggapan dapat melakukan segala sesuatu tanpa-Mu.
Bebaskanlah kami, ya Tuhan
Dari tipuan ketakutan dan kepedihan
Bebaskanlah kami, ya Tuhan
Dari ketidakpercayaan dan keputusasaan
Bebaskanlah kami, ya Tuhan
Dari kekerasan hati dan ketidakmampuan untuk mencintai
Bebaskanlah kami, ya Tuhan

 
SELAMATKAN KAMI, YA TUHAN

   

Dari segala kejahatan yang menimpa kemanusiaan
Selamatkan kami, ya Tuhan
Dari kelaparan, kekeringan dan keegoisan
Selamatkan kami, ya Tuhan
Dari penyakit, epidemi dan ketakutan pada saudara
Selamatkan kami, ya Tuhan
Dari kegilaan yang menghancurkan, kepentingan kejam dan kekerasan
Selamatkan kami, ya Tuhan
Dari penipuan, informasi palsu dan manipulasi hati nurani
Selamatkan kami, ya Tuhan

KUATKANLAH KAMI, YA TUHAN

  
Lihatlah Gereja-Mu, yang menyeberangi padang pasir
Kuatkanlah kami, ya Tuhan
Lihatlah kemanusiaan, ketakutan akan ketakutan dan kepedihan
Kuatkanlah kami, ya Tuhan
Lihatlah yang sakit dan yang sekarat, ditindas oleh kesepian
Kuatkanlah kami, ya Tuhan
Lihatlah dokter dan profesional kesehatan, mereka yang kelelahan
Kuatkanlah kami, ya Tuhan
Lihatlah politisi dan administrator, yang membawa beban keputusan
Kuatkanlah kami, ya Tuhan

BERILAH KAMI ROH-MU, YA TUHAN

    
Pada waktu pencobaan dan kebingungan
Berilah kami Roh-Mu, Tuhan

Dalam godaan dan kerapuhan
Berilah kami Roh-Mu, Tuhan

Dalam memerangi kejahatan dan dosa
Berilah kami Roh-Mu, Tuhan

Dalam pencarian akan kebenaran yang baik dan sukacita yang benar
Berilah kami Roh-Mu, Tuhan
Dalam keputusan untuk tinggal pada-Mu dan dalam persahabatan-Mu
Berilah kami Roh-Mu, Tuhan

BUKALAH KAMI UNTUK HARAPAN, YA TUHAN

   
Jika dosa menindas kami
Bukalah kami untuk harapan, ya Tuhan

Jika benci menutup hati kami
Bukalah kami untuk harapan, ya Tuhan

Jika rasa sakit mengunjungi kami
Bukalah kami untuk harapan, ya Tuhan

Jika ketidakpedulian mendera kami
Bukalah kami untuk harapan, ya Tuhan

Jika kematian memusnahkan kami
Bukalah kami untuk harapan, ya Tuhan


Sumber: https://www.vaticannews.va  / KAJ

Renungan Hari Ini

Postingan Populer

Respon terhadap Respon Romo Daniel Bambang dari Gereja Orthodox Indonesia

Para Kepala Gereja Katolik Timur Hari ini, Kamis 17 Mei 2012, tepat pada Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus, saya menghadiri seminar sehari di Bandung yang diadakan oleh Gereja Orthodox Indonesia dengan Romo Daniel Bambang sendiri selaku Pemimpin Gereja Orthodox Indonesia sebagai narasumber utamanya (Di Ortodoks, terdapat pula hierarki seperti Diakon, Imam dan Uskup). Judul seminar itu adalah “Di Manakah Gereja Para Rasul Sekarang?”. Dalam seminar ini, hadir berbagai peserta dari berbagai latar belakang agama berbeda. Ada dari agama Islam, Protestan, Konghucu, Buddha dsb. Seminar ini diadakan hasil kerjasama Gereja Orthodox Indonesia bersama Jakatarub (Jaringan Kerja Antar Umat Beragama) dan komunitas Layar Kita.

Doa-doa Dasar dalam Bahasa Latin

Bahasa Latin telah lama menjadi bahasa resmi Gereja Katolik. Berbagai dokumen resmi Gereja ditulis dalam bahasa Latin lalu diterjemahkan ke bahasa lainnya. Bahasa Latin berfungsi sebagai ikatan untuk ibadah/ penyembahan Katolik, menyatukan orang-orang dari setiap bangsa dalam perayaan Liturgi Suci, yang memungkinkan mereka untuk menyanyi dan merespon dalam ibadah umum.[1] Pada zaman kuno, Latin adalah bahasa umum hukum dan bisnis, seperti bahasa Inggris yang digunakan masa kini. Pada abad ke-5, karena Kekaisaran Romawi runtuh, Gereja muncul sebagai kekuatan budaya penyeimbang, mempertahankan penggunaan bahasa Latin sebagai sarana untuk persatuan. Bahasa Latin, sebagai bahasa mati di masa kini, bukanlah milik suatu negara. Karena Gereja adalah untuk “semua bangsa, suku dan bangsa,” (Wahyu 11:09) maka sangatlah tepat bahwa Gereja menggunakan bahasa Latin sebagai bahasa resminya. [2] Signum Crucis / Tanda Salib In nómine Pátris et Fílii et Spíritus Sáncti. ...

Sejarah Terbentuknya Kitab Suci Bagian I

DARIMANA ASALNYA ALKITAB? Saya pernah membawakan suatu materi pada Bina Rohani siswa-siswi Katolik SMA se-Sorowako dan materi yang saya bawakan pada waktu itu adalah sejarah terbentuknya Alkitab. Saat memulai presentasi, saya membawa 2 buah Alkitab. Yang satu Alkitab Katolik yang lengkap dengan tujuh Deuterokanoika sedangkan Alkitab satunya lagi adalah Alkitab versi Protestan yang tidak memiliki kitab-kitab Deuterokanonika. Saya mengatakan kepada mereka bahwa di tangan saya ada 2 macam Alkitab, Alkitab Katolik dan Alkitab Protestan. Saya bertanya kepada mereka apa yang membedakan kedua Alkitab ini dan ternyata mereka mengetahui letak perbedaannya adalah pada ada tidaknya kitab-kitan Deuterokanonika tersebut. Lalu saya mengajukan pertanyaan berikutnya, “Jikalau Alkitab versi Katolik memiliki tujuh kitab Deuterokanonika dan Alktab verso Protestan tidak, lalu manakah yang benar: Gereja Katolik-lah yang telah menambah isi Alkitab dengan tujuh kitab Deuterokanonika itu...