Langsung ke konten utama

Bapa Gereja Katolik Mengenai Kitab Suci

Berikut kutipan Para Bapa Gereja awal mengenai keempat Injil yang telah digunakan sejak awal kekristenan.

Santo Ireneus dari Lyon


Book III, Ch. 1. No.1, dimana St. Ireneus, Uskup Lyon, Murid St. Polikarpus (St. Polikarpus adalah murid St. Yohanes Rasul, seorang dari 12 Murid Yesus) mengatakan: (ditulis tahun 180 AD).

“We have learned from none others the plan of our salvation, than from those through whom the Gospel has come down to us, which they did at one time proclaim in public, and, at a later period, by the will of God, handed down to us in the Scriptures, to be the ground and pillar of our faith…. For, after our Lord rose from the dead, [the apostles] were invested with power from on high when the Holy Spirit came down [upon them], were filled from all [His gifts], and had perfect knowledge: they departed to the ends of the earth, preaching the glad tidings of the good things [sent] from God to us, and proclaiming the peace of heaven to men, who indeed do all equally and individually possess the Gospel of God. MATTHEW also published a gospel in writing among the Hebrews in their own language, while Peter & Paul were preaching the gospel and founding the church in Rome. But after their death, MARK, the disciple & interpreter of Peter, also transmitted to us in writing what Peter used to preach. And LUKE, Paul’s associate, also set down in a book the gospel that Paul used to preach. Later, JOHN, the Lord’s disciple—the one who lay on his lap—also set out the gospel while living at Ephesus in Asia Minor.“

Bapa Gereja Origen (185-254)


“First written was that according to MATTHEW, once publican but later apostle of Jesus Christ, who published it for the believers from Judaism, composed in Hebrew letters. Second was by MARK, who composed as Peter led him, whom he avowed as son in the catholic epistle, saying as follows: “She who is in Babylon, chosen together, sends you greetings and so does my son Mark.” [1 Pet. 5:17]. And third, that according to LUKE, who has composed for those from the Gentiles the gospel praised by Paul; after all of them, that according to JOHN.” (Comm. In Matth. I, quoted in Eusebius, History of the Church, 6, 25, 3-6.)

Sumber ini lebih kredibel daripada orang-orang yang terpisah beberapa abad dari sebuah peristiwa dan menuduh keempat Injil sekarang adalah palsu.

Renungan Hari Ini

Postingan Populer

Doa-doa Dasar dalam Bahasa Latin

Bahasa Latin telah lama menjadi bahasa resmi Gereja Katolik. Berbagai dokumen resmi Gereja ditulis dalam bahasa Latin lalu diterjemahkan ke bahasa lainnya. Bahasa Latin berfungsi sebagai ikatan untuk ibadah/ penyembahan Katolik, menyatukan orang-orang dari setiap bangsa dalam perayaan Liturgi Suci, yang memungkinkan mereka untuk menyanyi dan merespon dalam ibadah umum.[1] Pada zaman kuno, Latin adalah bahasa umum hukum dan bisnis, seperti bahasa Inggris yang digunakan masa kini. Pada abad ke-5, karena Kekaisaran Romawi runtuh, Gereja muncul sebagai kekuatan budaya penyeimbang, mempertahankan penggunaan bahasa Latin sebagai sarana untuk persatuan. Bahasa Latin, sebagai bahasa mati di masa kini, bukanlah milik suatu negara. Karena Gereja adalah untuk “semua bangsa, suku dan bangsa,” (Wahyu 11:09) maka sangatlah tepat bahwa Gereja menggunakan bahasa Latin sebagai bahasa resminya. [2] Signum Crucis / Tanda Salib In nómine Pátris et Fílii et Spíritus Sáncti. ...

Sejarah Terbentuknya Kitab Suci Bagian I

DARIMANA ASALNYA ALKITAB? Saya pernah membawakan suatu materi pada Bina Rohani siswa-siswi Katolik SMA se-Sorowako dan materi yang saya bawakan pada waktu itu adalah sejarah terbentuknya Alkitab. Saat memulai presentasi, saya membawa 2 buah Alkitab. Yang satu Alkitab Katolik yang lengkap dengan tujuh Deuterokanoika sedangkan Alkitab satunya lagi adalah Alkitab versi Protestan yang tidak memiliki kitab-kitab Deuterokanonika. Saya mengatakan kepada mereka bahwa di tangan saya ada 2 macam Alkitab, Alkitab Katolik dan Alkitab Protestan. Saya bertanya kepada mereka apa yang membedakan kedua Alkitab ini dan ternyata mereka mengetahui letak perbedaannya adalah pada ada tidaknya kitab-kitan Deuterokanonika tersebut. Lalu saya mengajukan pertanyaan berikutnya, “Jikalau Alkitab versi Katolik memiliki tujuh kitab Deuterokanonika dan Alktab verso Protestan tidak, lalu manakah yang benar: Gereja Katolik-lah yang telah menambah isi Alkitab dengan tujuh kitab Deuterokanonika itu...

Doa Sebelum Misa Kudus oleh St. Thomas Aquinas

Allah yang mahakuasa dan kekal, Aku datang kepada Sakramen Putra Tunggal-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus. Aku datang, layaknya seorang pesakitan kepada dokter kehidupan, layaknya seorang yang cemar kepada sumber kerahiman, sebagai seorang yang buta kepada cahaya terang abadi, sebagai seorang yang miskin dan membutuhkan kepada Tuhan pencipta langit dan bumi.